“Kami akan terus memantau tren dan merespons sesuai kebutuhan, dan kami berada dalam posisi yang baik untuk mendukung pelanggan kami di berbagai skenario ekonomi," ujarnya
Sedangkan untuk Citigroup, bank tersebut mencatatkan pertumbuhan paling dramatis yang didorong oleh volatilitas pasar dan peningkatan biaya perbankan investasi. Laba bersihnya melonjak hingga 42 persen menjadi USD5,8 miliar pada awal tahun ini, sementara pendapatannya naik 14 persen menjadi USD21,6 miliar.
CEO Citigroup Jane Fraser menghubungkan kinerja kuat ini dengan perombakan strategis yang sedang dilakukan perusahaannya, terutama langkah divestasi. (Wahyu Dwi Anggoro)