sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Raksasa Wall Street Cetak Laba Besar pada Kuartal I-2026

Banking editor Wahyu Dwi Anggoro
15/04/2026 10:23 WIB
Bank-bank besar Amerika Serikat (AS), JPMorgan Chase, Wells Fargo, dan Citigroup, mencatatkan pendapatan dan laba kuartalan yang kuat pada kuartal I-2026.
Raksasa Wall Street Cetak Laba Besar pada Kuartal I-2026. (Foto: AP)
Raksasa Wall Street Cetak Laba Besar pada Kuartal I-2026. (Foto: AP)

IDXChannel - Bank-bank besar Amerika Serikat (AS), JPMorgan Chase, Wells Fargo, dan Citigroup, mencatatkan pendapatan dan laba kuartalan yang kuat pada kuartal I-2026.

Dilansir dari Anadolu pada Rabu (15/4/2026), perekonomian AS menunjukkan ketangguhan di awal tahun.

Pendapatan JPMorgan Chase pada kuartal I-2026 naik 10 persen dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, mencapai USD49,8 miliar (Rp850 triliun)

Sementara itu, laba bersihnya naik 13 persen menjadi USD16,5 miliar (Rp280 triliun).

“Pada saat yang sama, ada serangkaian risiko yang semakin kompleks, seperti ketegangan geopolitik dan perang, volatilitas harga energi, ketidakpastian perdagangan, defisit fiskal global yang besar, dan harga aset yang tinggi,” kata CEO JPMorgan Jamie Dimon dalam sebuah pernyataan.  

“Meskipun kita tidak dapat memprediksi bagaimana risiko dan ketidakpastian ini pada akhirnya akan berkembang, hal tersebut signifikan dan memperkuat alasan mengapa kami mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi berbagai macam kondisi,” katanya.

Sementara itu, Wells Fargo mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar enam persen year-on-year pada kuartal lalu. Angkanya mencapai USD21,45 miliar.

Pada waktu yang sama, Wells Fargo mencatat peningkatan laba bersih sebesar tujuh persen menjadi USD5,25 miliar.

CEO Wells Fargo Charlie Scharf menghubungkan momentum tersebut dengan ketahanan ekonomi AS yang berkelanjutan.

“Meskipun pasar telah bergejolak, kami masih melihat ketahanan yang berkelanjutan dalam perekonomian," katanya. 

“Kami akan terus memantau tren dan merespons sesuai kebutuhan, dan kami berada dalam posisi yang baik untuk mendukung pelanggan kami di berbagai skenario ekonomi," ujarnya 

Sedangkan untuk Citigroup, bank tersebut mencatatkan pertumbuhan paling dramatis yang didorong oleh volatilitas pasar dan peningkatan biaya perbankan investasi. Laba bersihnya melonjak hingga 42 persen menjadi USD5,8 miliar pada awal tahun ini, sementara pendapatannya naik 14 persen menjadi USD21,6 miliar.

CEO Citigroup Jane Fraser menghubungkan kinerja kuat ini dengan perombakan strategis yang sedang dilakukan perusahaannya, terutama langkah divestasi. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement