sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Sentuh Titik Terendah, Ruang Pemangkasan Suku Bunga BI Makin Sempit?

Banking editor Desi Angriani
21/01/2026 18:33 WIB
Tekanan terhadap nilai tukar rupiah berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter BI.
Rupiah Sentuh Titik Terendah, Ruang Pemangkasan Suku Bunga BI Makin Sempit? (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Sentuh Titik Terendah, Ruang Pemangkasan Suku Bunga BI Makin Sempit? (Foto: iNews Media Group)

Realisasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tercatat mencapai 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), mendekati batas maksimum yang diizinkan undang-undang sebesar 3 persen dan lebih tinggi dari proyeksi awal pemerintah di level 2,78 persen.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada dinamika politik kebijakan moneter. Di mana Presiden Prabowo Subianto telah mencalonkan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai salah satu calon anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menggantikan posisi Deputi Gubernur BI yang kosong. 

Langkah ini memicu kekhawatiran pasar akan potensi berkurangnya otonomi bank sentral. Isu independensi BI sejatinya telah mencuat sejak paruh kedua 2025, ketika DPR dikabarkan mempertimbangkan perluasan mandat BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta wacana pemberian kewenangan kepada DPR untuk merekomendasikan pemecatan Gubernur BI. 

Selain itu, Badan Legislasi DPR juga memasukkan Undang-Undang Keuangan Negara yang mengatur batas defisit dan rasio utang ke dalam agenda revisi pada 2026.

Merespons kondisi tersebut, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada mandat utama, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement