IDXChannel - Bencana banjir yang melanda Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengakibatkan beberapa kantor layanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terdampak dan terpaksa menghentikan operasional normal.
BSI mengalihkan layanan nasabah ke kantor terdekat untuk memastikan transaksi keuangan tetap berjalan lancar.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengakui hambatan utama yang dihadapi bukan hanya genangan air, tetapi juga rusaknya infrastruktur pendukung.
"Ada beberapa cabang kami yang terdampak ya, karena memang ini sifatnya kan bencana," kata Anton dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
BSI mencatat, dampak paling berat terjadi di lokasi yang mengalami pemutusan akses.
"Yang terkena paling parah itu di beberapa tempat yang memang secara geografis mereka tidak bisa diakses," kata Anton.
Di luar Aceh, banjir juga melumpuhkan dua kantor di RO Medan, yaitu KC Sibolga dan KCP Sipirok, yang dialihkan layanannya ke KC Padang Sidempuan.
BSI menegaskan telah melakukan pemantauan intensif dan koordinasi rutin sejak malam sebelumnya. Perusahaan memastikan situasi ini sudah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Pemulihan layanan normal akan dilakukan setelah kondisi listrik dan telekomunikasi kembali berfungsi.
Di Regional Office (RO) Aceh, beberapa kantor cabang dan kantor cabang pembantu (KCP) dialihkan layanannya sebagai berikut:
- KCP Langsa Ahmad Yani, KC Langsa, dan KCP Langsa Kota dialihkan ke KCP Langsa Iskandar Muda.
- KCP Meurah Dua dialihkan ke KCP Meureudu 2 dan KCP Meureudu.
KCP Bireuen Jeumpa Panglima Polim dialihkan ke KCP Bireuen 1. - KCP Sawang dan KCP Krueng Mane dialihkan ke KCP Gandapura.
- KCP Cot Girek dialihkan ke KCP Blang Jreun.
- KCP Pulau Tiga dialihkan ke KCP Rantau Panjang 1 dan KCP Seumadam.
- KCP Kejuruan Muda dialihkan ke KC Kuala Simpang karena terdampak banjir dan kendala akses.
(NIA DEVIYANA)