AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

10 Ribu Pedagang Pasar di Tangsel Akan Disuntik Vaksin Covid

ECONOMIA
Senin, 15 Februari 2021 19:45 WIB
Setelah tenaga kesehatan, pemerintah mulai memperluas jangkauan vaksinasi covid-19 ke pelayanan publik. Salah satunya para pedagang pasar tradisional.
10 Ribu Pedagang Pasar di Tangsel Akan Disuntik Vaksin Covid (FOTO: MNC Media)
10 Ribu Pedagang Pasar di Tangsel Akan Disuntik Vaksin Covid (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Setelah tenaga kesehatan, pemerintah mulai memperluas jangkauan vaksinasi covid-19 ke pelayanan publik. Salah satunya para pedagang pasar tradisional.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tulus Muladiyono mengatakan, tahap kedua suntik vaksin anti-Corona akan difokuskan kepada anggota TNI/Polri dan pedagang pasar.

"Pelaksanaan tahap dua dilaksanakan akhir bulan Februari 2021. Untuk pelaksanaannya, pada pelayanan publik TNI/Polri, dan akan diarahkan ke pedagang pasar," kata Tulus, di Puspemkot Tangsel, Senin (15/2/2021). 

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap jumlah anggota TNI/Polri dan pedagang yang akan disuntik vaksin Sinovac itu. Dari data yang didapat, baru ada sekira 15 ribu anggota TNI/Polri yang telah didata. 

"Ada sekitar 10 ribuan (pedagang) deh kalau dari Disperindag. Tetapi saya minta di update lagi datanya. Misalnya orang itu enggak punya lapak dan kios, tapi ada di pinggir jalan gimana. Sedangkan dia ada di situ," sambung Tulus. 

Sementara itu, untuk vaksinasi tahap pertama lalu, terjadi penambahan jumlah tenaga kesehatan (nakes) dan pelayanan publik. Sehingga, jumlah warga Tangsel yang akan divaksin melonjak dari yang tadinya 900 orang, jadi sekira 1,2 juta. 

"Itu untuk rencana vaksinasi. Dalam hal pelaksanaan vaksinasi ini, dilaksanakan di sekira 70 tempat di Kota Tangsel, 29 puskesmas dan sisanya di RS swasta dan klinik. Semua bisa melaksanakan vaksinasi," pungkasnya. (Hasan Kurniawan)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD