AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Masih Bingung Berinvestasi? Ini Cara Main dan Memilih Saham Untuk Pemula!

ECONOMIA
Minggu, 20 Juni 2021 16:28 WIB
Tak sedikit masyarakat yang merasa gagal dalam berinvestasi di pasar modal karena pengetahuan yang belum memumpuni dan jadinya asal membeli saham.
Masih Bingung Berinvestasi? Ini Cara Main dan Memilih Saham Untuk Pemula! (Foto: MNC Media)
Masih Bingung Berinvestasi? Ini Cara Main dan Memilih Saham Untuk Pemula! (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Saat ini saham menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup populer. Salah satu alasannya yakni karena memberikan return yang cukup tinggi. 

Namun tak sedikit masyarakat yang merasa gagal dalam berinvestasi di pasar modal karena pengetahuan yang belum memumpuni dan jadinya asal membeli saham. Sejatinya, pengetahuan terkait cara memilih saham terbaik adalah hal terpenting sebelum investasi.

Dikutip berbagai sumber, Minggu (20/6/2021), berikut sejumlah cara memilih saham yang baik untuk pemula:

1. Gunakan Sekuritas dengan Biaya Transaksi yang Kecil

Dalam investasi saham, investor diharuskan membuka rekening efek yang difasilitasi oleh perusahaan sekuritas. Setelah rekening sudah selesai dibuat, berikutnya investor harus top-up sejumlah dana ke rekening efek.

Uang di rekening efek itulah yang nantinya berfungsi seperti e-money. Uang tersebutlah yang investor gunakan untuk membeli saham-saham online yang diinginkan.

Jadi, biaya transaksi yang dimaksud adalah biaya pembelian dan penjualan saham. Biaya inilah yang bakal jadi profit dari perusahaan broker yang bersangkutan.

Biasanya biaya sekuritas ditetapkan menjadi 0,19% untuk pembelian dan 0,29% untuk penjualan. Tapi ada juga yang hanya 0,15% untuk pembelian dan 0,20% untuk penjualan.

2. Hitung terlebih dahulu keuntungan dan kerugiannya

Ada beberapa saham yang hanya dijual dengan harga Rp50 perak per lembarnya lho! Di investasi saham, anda hanya bisa membeli dalam satuan lot, di mana satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Jika anda membeli satu lot saham dengan harga perlembar hanya Rp50 perak, artinya anda hanya perlu membayar Rp5000 anda sudah berhasil memiliki saham sendiri.

Tidak perlu membeli yang mahal, pilih yang sesuai kemampuan saja. Rumusnya adalah mematok keuntungan setidaknya 1% dari dana yang anda keluarkan untuk membeli saham.

Misalnya Rp5 juta untuk 1% keuntungan senilai Rp50 ribu. Jika keuntungan yang anda dapat bisa sampai 10% setiap harga saham naik anda bisa mendapat setidaknya sampai Rp500 ribu secara cuma-cuma.

3. Pilih Saham yang Terdaftar di Indeks LQ45 atau IDX30

Daftar saham yang dikeluarkan BEI (Bursa Efek Indonesia) adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Nah, untuk para pemula yang bingung dengan pembelian saham pertama bisa memilih saham yang ada di indeks saham BEI yang tergabung di indeks LQ45 atau IDX30. Jangan khawatir, saham-saham di indeks tersebut kebanyakan memiliki likuiditas yang sangat tinggi.

Selain itu perusahaan-perusahaan yang terdaftar juga merupakan perusahaan dengan latar belakang dan fundamental yang dinilai baik.

4. Membeli Saham dari Perbankan atau Consumer Goods

Setelah mengenal apa itu indeks saham LQ45 atau IDX30 berikutnya adalah memilih sahap dari perbankan atau perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods.

Membeli saham dari perbankan dan perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang consumer goods sebagai saham pertama adalah cara yang paling bijak dan aman untuk pengalaman bermain saham pertamamu.

5. Membeli Saham yang Fundamental Keuangannya Baik dan Stabil

Sebelum membeli ada baiknya untuk membaca portfolio dari setiap perusahaan yang sahamnya sedang anda incar. Lakukan screening dan filtering dengan teliti dan pilih yang fundamental keuangannya paling baik.

Dengan memilih perusahaan yang fundamental keuangannya baik, anda bisa menekan kerugian yang mungkin terjadi semaksimal mungkin biar keuntungan yang didapat juga semakin banyak. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD