AALI
9500
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
705
ACST
167
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
765
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3080
AGAR
316
AGII
2310
AGRO
850
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
84
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1615
AKRA
1180
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
296
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.01
-0.11%
-0.58
IHSG
7086.85
0.03%
+2.19
LQ45
1007.14
-0.07%
-0.66
HSI
20045.77
-0.77%
-156.17
N225
28249.24
0.26%
+73.37
NYSE
15273.23
0.32%
+49.03
Kurs
HKD/IDR 675
USD/IDR 14,929
Emas
853,771 / gram

2.000 Aset Pemkot Surabaya Belum Bersertifikat, Wali Kota: Harus Tuntas di 2022

ECONOMICS
Aan Haryono
Selasa, 28 Desember 2021 12:39 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan seluruh aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tersertifikasi di tahun 2022.
2.000 Aset Pemkot Surabaya Belum Bersertifikat, Wali Kota: Harus Tuntas di 2022 (Dok.MNC Media)
2.000 Aset Pemkot Surabaya Belum Bersertifikat, Wali Kota: Harus Tuntas di 2022 (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan seluruh aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tersertifikasi di 2022. Apalagi, saat ini semua berkas untuk kebutuhan sertifikasi aset itu sudah disetorkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Jadi, saat ini kita tinggal menunggu keluarnya sertifikat itu dari BPN,” kata Eri, Selasa (28/12/2021).

Ia melanjutkan, sampai saat ini sudah ribuan aset pemkot yang sudah bersertifikat. Bahkan, hingga saat ini sudah sekitar 50 persen dari sekitar 4 ribu sekian yang belum tersertifikat. 

“Jadi, sekarang sudah sekitar 2 ribuan yang bersertifikat, tinggal 2 ribuan sekian lagi yang belum, target 2022 tuntas,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan yang paling penting dalam pertemuan ini adalah penyelamatan aset milik negara dan barang milik negara. Bagi dia, ini sangat penting karena kalau tidak tersertifikasi setiap bidang lahan, maka ketika ganti pemimpin dan ganti pejabat, barang ini bisa berganti kepemilikan.

 “Makanya KPK sangat konsen juga dalam penyelamatan aset milik negara dan barang milik negara ini,” katanya.

Ia juga berharap ke depannya akan mendapatkan percepatan-percepatan berikutnya. Bahkan, ia berharap tahun depan sudah tuntas semuanya, sehingga aset-aset ini ada payung hukumnya dan tidak ada potensi atau kemungkinan hilang dan sebagainya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD