AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Ada Diskriminasi, Jokowi Sebut Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Sabtu, 27 November 2021 22:16 WIB
Jokowi ungkap sejumlah negara sulit penuhi target WHO karena masih adanya diskriminasi vaksin.
Ada Diskriminasi, Jokowi Sebut Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021 (Dok.MNC)
Ada Diskriminasi, Jokowi Sebut Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021 (Dok.MNC)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo mengatakan sejumlah negara di dunia masih kesulitan untuk mengejar target vaksinasi yang ditetapkan WHO. Hal ini lantaran adanya diskriminasi vaksin.

“Saat ini lebih dari 7,6 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan di seluruh dunia. Angkanya terlihat begitu besar, namun sebenarnya kesenjangan akses terhadap vaksin masih lebar,” tulis akun Instagram @jokowi (27/11/2021).

“Sebanyak 64,99 persen populasi negara kaya telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, sementara di negara miskin baru 6,48 persen. Target vaksinasi WHO sulit tercapai,” sambungnya.

Selain itu, diperkirakan hampir 80 negara tidak mencapai target vaksinasi 40 persen populasi di akhir tahun 2021. Pada saat yang sama, lebih dari 100 juta dosis vaksin di negara G7 tidak terpakai dan kadaluwarsa.

Maka dari itu, ia mengajak seluruh negara untuk saling bekerja sama agar capaian target vaksinasi bisa terealisasikan secara optimal. Salah satunya yakni melalui dose-sharing dan peningkatan produksi vaksin.

“Karena itulah, pada KTT Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-13 secara virtual yang saya hadiri dari Istana Bogor, kemarin, saya mengajak para pemimpin negara Asia dan Eropa untuk bekerja sama menghadapi pandemi yang tak kunjung usai. Target vaksinasi WHO harus dicapai semua negara. Untuk itu, dose-sharing harus digalakkan, produksi vaksin dinaikkan, dan kapasitas penyerapan negara penerima vaksin ditingkatkan,” katanya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD