AALI
8025
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
810
ACES
1355
ACST
216
ACST-R
0
ADES
1845
ADHI
870
ADMF
7975
ADMG
152
ADRO
1310
AGAR
412
AGII
1020
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
346
AHAP
64
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3130
AKSI
468
ALDO
775
ALKA
240
ALMI
254
ALTO
376
Market Watch
Last updated : 2021/06/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.95
-1.6%
-7.48
IHSG
6007.12
-1.01%
-61.33
LQ45
863.16
-1.64%
-14.36
HSI
28801.27
0.85%
+242.68
N225
28964.08
-0.19%
-54.25
NYSE
16411.65
-1.47%
-244.16
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,360
Emas
827,066 / gram

Airlangga: Masyarakat Tak Mudik Pahlawan Pandemi Covid 19

ECONOMICS
Fahmi Abidin
Jum'at, 14 Mei 2021 19:55 WIB
Indonesia dan sebagian besar negara di dunia yang masih memerangi dampak pandemi harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
Airlangga Sebut Masyarakat yang Tidak Mudik Adalah Pahlawan Penanganan Pandemi. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - 2021 menjadi tahun kedua masyarakat terpaksa berlebaran dengan larangan mudik di tengah suasana pandemi Covid-19. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Indonesia dan sebagian besar negara di dunia yang masih memerangi dampak pandemi harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Budaya silaturahmi terpaksa dilakukan secara terbatas, bahkan lewat daring (online). Untuk sementara, mudik ke kampung halaman terpaksa dilarang. Dalam suasana seperti ini Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengapresiasi masyarakat yang telah menaati imbauan tersebut.

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah menahan diri untuk tidak mudik, meskipun keinginan itu sangat besar. Anda semua adalah pahlawan dalam memerangi Covid-19 hari ini,” tutur Airlangga, Kamis (13/5/2021).

Airlangga menilai masyarakat yang tidak mudik telah berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 dan menyelamatkan banyak orang. Dalam suasana pandemi ini, Menko Perekonomian Indonesia, juga  melaksanakan salat Ied di halaman rumahnya.

Pesertanya pun terbatas, hanya lingkungan keluarga terdekat. Hal sama juga banyak dilakukan oleh pejabat negara di Indonesia. “Saya ucapkan  merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H kepada seluruh umat muslim di Indonesia. Semoga kondisi kesehatan masyarakat  selalu terjaga,” kata Airlangga.

Ketua Umum  DPP Partai Golkar ini juga berharap kenaikan kasus positif Covid-19 pasca-Lebaran tahun lalu tidak terulang pada momen lebaran kali ini. Ia juga  mengingatkan, libur Idul Fitri pada 22-25 Mei tahun 2020, telah membuat kenaikan kasus cukup besar pada rentang dua pekan setelahnya.

Pada awal hingga akhir Juni 2020, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, telah terjadi peningkatan kasus sekitar 70% - 90% dari sebelumnya, setelah libur Lebaran.

“Saat itu, sebelum libur Lebaran, kasus harian hanya di angka 600, kemudian naik di atas seribu setiap harinya. Kenaikan kasus ini menunjukkan positivity rate saat itu di angka 12 persen,” ujar Airlangga.

Airlangga menegaskan Satgas Penanganan Covid-19 tidak ingin kenaikan kasus pasca libur Lebaran kembali meningkat seperti tahun lalu. Alasan ini membuat tahun 2021 pemerintah lebih tegas untuk melarang masyarakat mudik Lebaran.

Ia meminta masyarakat memanfaatkan saluran telekomunikasi untuk bisa bersilaturahmi dengan keluarga di rumah, secara online. Apalagi, keputusan tidak mudik bisa menyelamatkan anggota keluarga di kampung halaman.

“Kita semua juga terus berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Agar ekonomi lekas pulih dan masyarakat berlebaran dengan normal tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Airlangga menegaskan, pemerintah selama ini telah menggulirkan sejumlah kebijakan untuk mempercepat pemulihan sektor kesehatan dan perekonomian nasional. Ia berharap, kebijakan pemerintah untuk pemulihan kesehatan serta mengerek kembali ekonomi dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD