AALI
8475
ABBA
224
ABDA
6050
ABMM
4300
ACES
610
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
745
ADMF
8275
ADMG
167
ADRO
4140
AGAR
296
AGII
2200
AGRO
595
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
100
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
176
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
320
ALDO
665
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
169
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.05
0.1%
+0.52
IHSG
7079.12
0.05%
+3.73
LQ45
1011.96
0.03%
+0.33
HSI
18081.99
-0.03%
-5.98
N225
27374.78
0.94%
+254.25
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Anak Usaha PTPP Dapat Pinjaman Rp337,3 Miliar untuk Proyek SPAM

ECONOMICS
Okezone
Sabtu, 24 Juli 2021 21:34 WIB
Anak usaha BUMN konstruksi dan investasi PT PP (Persero) Tbk dapatkan fasilitas pinjaman berjangka senior senilai Rp337,34 miliar.
Anak Usaha PTPP Dapat Pinjaman Rp337,3 Miliar untuk Proyek SPAM (Dok.MNC Media)
Anak Usaha PTPP Dapat Pinjaman Rp337,3 Miliar untuk Proyek SPAM (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Anak usaha BUMN konstruksi dan investasi PT PP (Persero) Tbk yang bergerak di bidang investasi infrastruktur, yaitu PT PP Infrastruktur (PP Infra) menandatangani fasilitas pinjaman berjangka senior senilai Rp337,34 miliar.

Pinjaman tersebut akan dipergunakan untuk Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Pekanbaru, Riau, dengan kapasitas 750 liter per detik (lpd).

"PP Infra saat ini merupakan satu-satunya investor dan perusahaan pertama di Indonesia yang menjalankan proyek KPBU pada sektor air minum," kata Direktur HCM & Strategi Korporasi PP Linda Gustina dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (25/7/2021).

Penandatanganan tersebut dilakukan Sinur Linda Gustina selaku Direktur HCM & Strategi Korporasi PTPP; I Komang Sudarma sebagai Direktur Keuangan & HCM Infra; Achmad Sanusi sebagai Direktur PT PP Tirta Madani; perwakilan Direksi PT Memiontec Indonesia; M Ramadhan Harapan dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF); dan Silvy J Gani dari PT Sarana Multi Infrastructure (SMI).

Dikatakan Linda, perusahaan harus melaksanakan rehabilitasi, uprating dan pembangunan baru instalasi pengolahan air sampai dengan kapasitas 750 liter per detik dalam dua tahap, namun tetap menjalankan operasional instalasi pengolahan tanpa mengganggu pelayanan serta melakukan pembangunan jaringan distribusi sepanjang 160 km selama lima tahun pertama.

Waktu pelaksanaan proyek direncanakan selama enam tahun dan memerlukan perencanaan yang matang untuk melaksanakan proyek ini agar target pembangunan tercapai tanpa mengganggu pelayanan air pelanggan yang sudah mengalir saat ini.

Direktur PP Tirta Madani Achmad Sanusi mengatakan proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru membutuhkan nilai investasi sebesar Rp499 miliar dan didukung PT Indonesia Infrastucture Finance (IIF) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai pemberi pinjaman serta viability gap fund (VGF) dari Kementerian Keuangan.

"Pemerintah kota juga akan membantu proyek ini dengan memberikan bantuan dalam pembangunan jaringan retikulasi untuk memastikan penyerapan sesuai dengan target yang direncanakan," katanya. 

PP Tirta Madani merupakan perusahaan yang terbentuk dari konsorsium tiga perusahaan, yaitu PP Infrastruktur, PT Memiontec Indonesia, dan PT Envitech Perkasa (Konsorsium PP Infra-Miontech) yang dibentuk untuk melaksanakan proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru ini.

Proyek ini akan mengolah air Sungai Siak sebagai sumber air baku dengan kapasitas output sebesar 750 liter per detik pada 2027.

Jumlah layanan yang akan menerima manfaat dari investasi proyek ini adalah sekitar 48.000 sambungan rumah atau setara 192.000 jiwa Kota Pekanbaru di tujuh kecamatan, yaitu Senapelan, Pekanbaru Kota, Lima Puluh, Sail, Sukajadi, Payung Sekaki, dan Bukit Raya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD