Saat ini terdapat sekitar 13.000 dapur dalam antrean. BGN akan menyisir daftar tersebut dan hanya mengaktivasi dapur yang benar-benar siap serta sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Selain wilayah 3T, perluasan juga diarahkan ke pondok pesantren yang belum mendapatkan MBG serta sejumlah daerah di luar Jawa yang masih membutuhkan layanan program tersebut.
"Insyaallah tidak perlu adanya penambahan anggaran. Anggaran yang sekarang ini insyaallah bisa kami maksimalkan tanpa ada penambahan anggaran,"kata dia. (Febrina Ratna Iskana)