AALI
9925
ABBA
410
ABDA
6500
ABMM
1580
ACES
1265
ACST
238
ACST-R
0
ADES
3030
ADHI
1090
ADMF
7775
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
190
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1050
AKRA
4300
AKSI
402
ALDO
925
ALKA
232
ALMI
246
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.33
-0.03%
-0.17
IHSG
6620.46
0.27%
+17.89
LQ45
950.01
-0.02%
-0.16
HSI
23989.88
0.03%
+6.22
N225
28879.99
1.49%
+424.39
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Angka Covid di Jakarta Membaik, Anies: Tetap Jaga Prokes dan Jangan Kendor

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Rabu, 22 September 2021 15:58 WIB
Meski angka kasus di Jakarta semakin terkontrol, namun kita belum boleh lengah. Tetap jaga semangat, jaga kesehatan, disiplin prokes 6M jangan kendor.
Angka Covid di Jakarta Membaik, Anies: Tetap Jaga Prokes dan Jangan Kendor (FOTO:MNC Media)
Angka Covid di Jakarta Membaik, Anies: Tetap Jaga Prokes dan Jangan Kendor (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan kali diperpanjang selama 14 hari sejak tanggal 21 September hingga 4 Oktober 2021.  

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1122 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019.  

Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.  

“Meski angka kasus di Jakarta semakin terkontrol, namun kita belum boleh lengah. Tetap jaga semangat, jaga kesehatan, disiplin prokes 6M jangan kendor. Semoga perjuangan kita di masa pandemi ini semakin membuahkan hasil yang baik,” ucap Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/9/2021).  

Dalam Keputusan Gubernur tersebut, tercantum bahwa selama masa PPKM Level 3, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi COVID-19 minimal dosis pertama, tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap (hingga 2 dosis), kecuali bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang 3 (tiga) bulan pasca terkonfirmasi COVID-19 dengan bukti hasil laboratorium, serta penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 (dua belas) tahun.  

"Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang terdapat dalam aplikasi Peduli Lindungi, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang," tambahnya. 

Untuk diketahui, penerapan protokol kesehatan COVID-19 dan penegakan sanksinya dalam Keputusan Gubernur ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD