AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Anies Renovasi Rumah di Kampung Melayu Jadi Berlantai Tiga, Ini Alasannya

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Jum'at, 09 April 2021 10:11 WIB
40 rumah warga Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur akan direnovasi rumahnya menjadi model panggung berlantai tiga oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Anies Renovasi Rumah di Kampung Melayu Jadi Berlantai Tiga, Ini Alasannya (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 40 rumah warga Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur akan direnovasi rumahnya menjadi model panggung berlantai tiga oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Renovasi rumah dengan konsep "kampung vertikal" tersebut dilakukan Pemprov DKI Jakarta, karena wilayah tersebut sering dilanda banjir setiap tahunnya.

"Rumah warga akan dibangun berlantai tiga. Untuk bagian atasnya dijadikan rumah, lalu bagian bawahnya dibuat model panggung setinggi 3,5 meter untuk usaha dan interaksi sosial. Sebelum lebaran kita targetkan ini sudah selesai," ungkap Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, seperti dikutip dari instagram Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Jumat (9/4/2021).

Dalam postingannya itu terlihat foto ilustrasi program bedah kampung dengan konsep "Kampung Vertikal". 
Konsep hunian bersusun tegak lurus ke atas guna meminimalisir penggunaan lahan.

Program Bedah Kampung ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyakarat bahwa kampung kumuh dan tidak produktif. Dengan harapan warga penerima bantuan akan aktif menjadi warga berdaya yang di pancing dengan fasilitas warung (bedah warung), area bertanam hidroponik, fasilitas kesenian dan sosial.

Hal ini juga dapat mengurangi resiko banjir di Kawasan Kampung Melayu yang kerap kali dilanda banjir setiap tahunnya dan merendam pemukiman warga. Nantinya perkampungan akan dibagi menjadi tiga zona yaitu: zona pendidikan, bermain dan ekonomi.

Selain itu, warga akan disediakan ruang terbuka hijau (RTH) yang diposisikan di gang-gang yang tersedia di sekitar site. Pemerintah juga menyiapkan pemilahan dan pengolahan sampah komunal guna mendukung pemberdayaan lingkungan. (Widya Michella Nur Syahida)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD