AALI
9700
ABBA
0
ABDA
6950
ABMM
1205
ACES
1260
ACST
252
ACST-R
0
ADES
2770
ADHI
940
ADMF
7650
ADMG
214
ADRO
1745
AGAR
368
AGII
1495
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
199
AHAP
70
AIMS
354
AIMS-W
0
AISA
200
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
570
AKRA
4020
AKSI
432
ALDO
740
ALKA
222
ALMI
242
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.74
0.53%
+2.40
IHSG
6135.22
0.36%
+22.10
LQ45
863.92
0.47%
+4.04
HSI
24311.91
-0.77%
-188.48
N225
29437.68
-2.47%
-746.28
NYSE
16328.79
-1.63%
-271.00
Kurs
HKD/IDR 1,831
USD/IDR 14,265
Emas
796,218 / gram

Antisipasi Arus Balik, Polisi Perpanjang Masa Penyekatan hingga 24 Mei

ECONOMICS
Lukman Hakim/Sindo
Senin, 17 Mei 2021 11:17 WIB
Polrestabes Surabaya tetap memberlakukan pembatasan untuk kendaraan dari luar Rayon I (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto) hingga 24 Mei mendatang.
Antisipasi Arus Balik, Polisi Perpanjang Masa Penyekatan hingga 24 Mei. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Polrestabes Surabaya tetap memberlakukan pembatasan untuk kendaraan dari luar Rayon I (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto) hingga 24 Mei mendatang. Ini menyusul berakhirnya penyekatan larangan mudik dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021.

Penyekatan arus lalu lintas itu terus dilakukan di 13 titik pintu masuk Kota Surabaya. Ke-13 titik penyekatan tersebut berbatasan dengan dua kota yakni Sidoarjo dan Gresik.

"Namun, angkutan umum sudah bisa beroperasi kembali. Karena itu, petugas lebih selektif dalam melakukan penyekatan. Berbeda dengan sebelum Lebaran yang memang sangat ketat," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra, Senin (17/5/2021).

Dia menambahkan, angkutan umum yang mulai beroperasi juga menjadi pertimbangan. Selama bisa menunjukkan surat tugas maupun hasil tes antigen masih diperbolehkan melintas, apalagi mayoritas pekerja mulai masuk.

“Pengendara yang berangkat kerja tetap diperbolehkan masuk. Pengendara dengan kendaraan di luar pelat L dan W juga akan diminta surat tugas. Ini untuk antisipasi masih adanya warga yang mudik,” terangnya.

Selain menyortir kendaraan dari luar kota, polisi juga melakukan swab test antigen bagi pengendara yang melintas di jalur tersebut. Pelaksanaan swab test antigen ini dilakukan agar tidak ada penyebaran Covid-19.

"Swab test antigen itu dilakukan secara random pada pengendara yang melintas. Ketika melihat pengendara tidak fit, petugas langsung mengarahkannya ke pos checkpoint untuk dites," ujar Teddy.

Data Satlantas Polrestabes Surabaya menyebutkan, 13 titik di Surabaya yang dilakukan penyekatan diantaranya, Exit Tol Gunungsari-Gresik, Exit Tol Gunungsari-Malang, SP3 Lakarsantri,Exit Tol Masjid Al Akbar, Depan Cito Dishub Kota Surabaya, Exit Tol Pasar Karang Pilang, Jalan Rungkut Menanggal, MERR Gunung Anyar, Exit Tol Satelit, Osowilangun, Depan PMK SIER, Exit Tol Simo Surabaya dan Terminal Benowo. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD