Dia juga menambahkan, dengan menyatukan inovasi dan keahlian kota pintar dari perusahaan teknologi AS terkemuka dalam mendukung visi Indonesia yang berwawasan ke depan, kolaborasi ini akan memberikan solusi transformatif yang membantu mempercepat pertumbuhan bangsa dan meningkatkan kualitas hidup bagi semua warganya.
“Bersama-sama, kita memajukan infrastruktur digital yang mendorong kemajuan ekonomi, membangun ketahanan, dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih sejahtera bagi kedua negara kita,” kata Lakhdhir.
Proyek ini disatukan dengan serangkaian program USTDA untuk mendukung pengembangan Nusantara, termasuk misi perdagangan balasan ke Amerika Serikat pada April 2024, lokakarya pelatihan di Jakarta, dan acara forum bisnis untuk membiasakan para pengambil keputusan Indonesia dengan solusi kota pintar AS dan praktik terbaik untuk implementasinya.
Bantuan teknis yang didanai USTDA juga menyediakan desain terperinci dan pengembangan kapasitas bagi OIKN untuk mengintegrasikan aplikasi kota pintar prioritas di Nusantara.
Bantuan teknis ini mendukung inisiatif prioritas pemerintah AS, termasuk Strategi Indo-Pasifik dan Kemitraan untuk Infrastruktur dan Investasi Global, dengan tujuan untuk mengembangkan, memperluas, dan menyebarkan infrastruktur digital yang aman untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memfasilitasi masyarakat digital yang terbuka.
(Dian Kusumo Hapsari)