AALI
9600
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
830
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
212
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.09
-0.81%
-4.37
IHSG
6971.29
-0.64%
-44.77
LQ45
1002.80
-0.79%
-7.94
HSI
22124.19
-0.47%
-105.33
N225
26984.14
0.42%
+112.87
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
871,109 / gram

Asik, Naik Pesawat Kini Tak Perlu Lagi Tes PCR

ECONOMICS
Raka Dwi Novianto
Selasa, 17 Mei 2022 17:46 WIB
Presiden Jokowi menghapus ketentuan tes PCR ketika menggunakan transportasi udara baik penerbangan dalam negeri maupun luar negeri.
Asik, Naik Pesawat Kini Tak Perlu Lagi Tes PCR (FOTO: MNC Media)
Asik, Naik Pesawat Kini Tak Perlu Lagi Tes PCR (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selain mengizinkan masyarakat tidak pakai masker ketika beraktivitas di luar, ia juga menghapus ketentuan tes PCR ketika menggunakan transportasi udara baik penerbangan dalam negeri maupun luar negeri.

"Bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap maka sudah tidak perlu lagi untuk melakukan tes swab pcr maupun antigen," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Sebelumnya, Jokowi memperbolehkan masyarakat untuk melepas masker saat beraktivitas diluar ruangan. Hal ini setelah pihaknya memperhatikan kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali 

"Maka perlu saya menyampaikan beberapa hal 
Yang pertama pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker," ungkap Jokowi.

Namun, Jokowi meminta masyarakat harus tetap memakai masker saat di ruangan tertutup dan transportasi publik.

"Jika masyarakat sedang beraktifitas diluar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker.
Namun untuk kegiatan di ruang tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker," ungkapnya.

Perlu menjadi perhatian, Jokowi juga meminta kepada kelompok rentan diwajibkan untuk selalu menggunakan masker.

"Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas," katanya. 

Selain itu, bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk pilek maka Jokowi juga memerintahkan untuk wajib menggunakan masker dimanapun berada.

"Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," tutup Jokowi. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD