AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Bahlil Lahadalia Pasang Target Investasi ke RI hingga Rp1.200 Triliun di 2022

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Selasa, 30 November 2021 13:20 WIB
Menteri Investasi sekaligus Kepala  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, langsung pasang target investasi hingga Rp1.200 triliun di 2022.
Bahlil Lahadalia Pasang Target Investasi ke RI hingga Rp1.200 Triliun di 2022. (Foto: MNC Media)
Bahlil Lahadalia Pasang Target Investasi ke RI hingga Rp1.200 Triliun di 2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Guna mendongkrak pemulihan ekonomi nasional (PEN) pasca-pandemi Covid-19, Menteri Investasi sekaligus Kepala  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, langsung pasang target investasi hingga Rp1.200 triliun di 2022.

Adapun target realisasi investasi pada tahun 2022 sebagaimana RPJMN 2020-2024 sebesar Rp968,4 triliun. Namun, Presiden Jokowi memberikan arahan khusus agar investasi bisa digenjot dengan target Rp1.200 triliun

Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/ BKPM, Indra Darmawan, mengatakan, pemulihan ekonomi menjadi modal awal untuk mencapai target investasi sebesar Rp1.200 triliun di tahun depan. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta adanya kenaikan permintaan maka ekonomi akan bergerak.

"Modal awalnya adalah pulihnya ekonomi itu sendiri. Kita lihat sekarang Jakarta sudah sangat macet, daerah-daerah lain juga seperti itu. Ekonomi sudah mulai bergerak," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (30/11/2021).

Menurut dia, modal lainnya untuk mencapai target investasi tersebut adalah komitmen dari pelaku usaha yang saat ini sudah dalam tahap konstruksi yang akan berkontribusi terhadap kenaikan realisasi investasi. Selain itu ada juga perusahaan yang sudah di tahap produksi dan akan segera masuk ke tahap komersial.

"Itu juga akan menambah realisasi investasi. Ini yang akan kami kawal. Ada juga modal awal lainnya, yaitu perusahaan yang menerima insentif pajak berupa tax allowance maupun tax holiday. Itu kita tagih untuk merealisasikan investasinya," jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga sudah mempunyai Satgas Percepatan Investasi yang dipimpin Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia untuk meningkatkan realisasi investasi dan kemudahan berusaha.

"Jadi itu modal awal. Ditambah lagi sekarang ada komitmen baru dari Uni Emirat Arab (UEA) sebesar Rp633 triliun," jelas Indra.

Dia melanjutkan, pada pertemuan KTT COP26 di Glasgow juga ada sektor-sektor yang berpotensi menambah realisasi investasi di Indonesia seperti energi hijau. "Jadi itu semua adalah modal awal kita bahwa realisasi investasi di tahun depan bisa tercapai," tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD