sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Perintahkan Proyek Migas di Bawah Rp100 Miliar Prioritas Digarap Pengusaha Daerah

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
16/02/2026 18:09 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menawarkan para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi untuk menggarap 110 blok minyak baru yang akan segera dilelang pemerintah.
Bahlil Perintahkan Proyek Migas di Bawah Rp100 Miliar Prioritas Digarap Pengusaha Daerah. (Foto Istimewa)
Bahlil Perintahkan Proyek Migas di Bawah Rp100 Miliar Prioritas Digarap Pengusaha Daerah. (Foto Istimewa)

"Saya sudah perintahkan, untuk proyek di bawah Rp100 miliar, tidak boleh pekerjaan itu dikerjakan oleh orang Jakarta, kasih pekerjaan itu kepada anak-anak daerah di mana lokasi itu ada. Itu sebagai bentuk afirmatif saya, sebagai Menteri ESDM," kata dia.

Kebijakan afirmatif tersebut, kata Bahlil, bertujuan untuk menciptakan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas industri daerah. Namun, dia menekankan prioritas itu hanya berlaku bagi pelaku usaha lokal yang benar-benar siap secara teknis dan manajerial, bukan sekadar mengajukan proposal tanpa kompetensi.

"Dulu proyek ini cuma Rp30-40 miliar dikerjakan semua (orang) di Jakarta. Sekarang kita kasih semua ke anak-anak daerah, tapi anak-anak daerah yang siap, Jangan anak-anak daerah yang siap proposal saja," kata mantan Ketua Umum Hipmi itu.

Bahlil menambahkan, total nilai proyek migas yang akan berjalan tahun ini melalui SKK Migas mencapai sekitar USD42 miliar atau setara kurang lebih Rp600 triliun. Seluruh peluang tersebut terbuka bagi investor yang memenuhi persyaratan, sementara proyek di bawah Rp100 miliar akan ditenderkan langsung di daerah, bukan melalui proses terpusat di SKK Migas.

Bahlil menegaskan, kebijakan ini diharapkan tidak hanya mempercepat investasi sektor energi, tetapi juga memperkuat efek berganda ekonomi di wilayah penghasil migas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan kapasitas industri lokal.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement