Pada 10 Juni 2026, PT Pertamina (persero) resmi menaikkan harga jual Pertamax, dan Pertamax Green, setelah sebelumnya mengerek harga jual Pertamax Turbo, Dexlite, juga Pertamina Dex.
Menurut Bahlil, harga BBM nonsubsidi akan mengikuti kondisi harga minyak dunia. Mengingat pada Mei 2026 lalu, ICP tembus USD106,56 per barel, atau jauh melampaui target 2026 yaitu USD70 per barel.
"Yang khusus minyak BBM untuk kalangan mampu (nonsubsidi), sesuai dengan permen, itu diserahkan harga pasar, jadi kadang naik kadang turun," kata Bahlil.
Sekedar informasi, Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 telah mengatur formula harga dasar BBM untuk dijual ke pasar. Harga BBM dihitung berdasarkan tiga komponen utama, yakni harga indeks pasar, konstanta, dan margin.