sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Ungkap Kesiapan B50 Jelang Implementasi 1 Juli 2026

Economics editor Nia Deviyana
20/06/2026 01:00 WIB
B50 merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan 50 persen bahan bakar solar.
Bahlil Ungkap Kesiapan B50 Jelang Implementasi 1 Juli 2026. Foto: Kementerian ESDM.
Bahlil Ungkap Kesiapan B50 Jelang Implementasi 1 Juli 2026. Foto: Kementerian ESDM.

Sementara itu, dari aspek makroekonomi, penggunaan B50 memberikan dampak signifikan terhadap penghematan devisa negara. Dengan berkurangnya kebutuhan impor bahan bakar fosil, pemerintah memperkirakan penghematan devisa mencapai Rp157,28 triliun.

Pada 2026, pemerintah menerapkan skema transisi melalui pelaksanaan B40 pada semester pertama dan B50 pada semester kedua. Total alokasi biodiesel sepanjang tahun diperkirakan mencapai sekitar 17,60 juta kiloliter (kL).

Hingga 13 April 2026, realisasi penyaluran biodiesel telah mencapai sekitar 3,90 juta kL atau setara 24,9 persen dari total alokasi tahunan. Pelaksanaan program tersebut didukung oleh 26 Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) dan 32 Badan Usaha BBM (BU BBM) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan dukungan 85 titik serah untuk menjamin kelancaran distribusi dan pasokan biodiesel nasional.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement