AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Bangga! Index Nikkei Sebut Penanganan Covid-19 di RI Lebih Baik dari Singapura

ECONOMICS
Binti Mufarida
Senin, 11 Oktober 2021 16:07 WIB
Turunnya kasus Covid-19 di tanah air hingga mampu ditekan sampai 98,4 persen membuat Indonesia mendapat perhatian internasional.
Bangga! Index Nikkei Sebut Penanganan Covid-19 di RI Lebih Baik dari Singapura. (Foto: MNC Media)
Bangga! Index Nikkei Sebut Penanganan Covid-19 di RI Lebih Baik dari Singapura. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Turunnya kasus Covid-19 di tanah air hingga mampu ditekan sampai 98,4 persen membuat Indonesia mendapat perhatian internasional. Bahkan, sebuah lembaga global menyebut penanganan di negeri ini jauh lebih baik dibandingkan Singapura dan Malaysia.

Hal itu diungkap langsung oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marinvest), Luhut Binsar Pandjaitan, di mana data yang dimaksud berasal dari recovery index Indonesia yang dirilis oleh Nikkei.

“Covid-19 recovery index Indonesia yang dirilis oleh Nikkei menunjukkan peringkat Indonesia jauh lebih baik dibandingkan Singapura, Malaysia, hingga Thailand,” papar Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (11/10/2021).

Bahkan, kata Luhut angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia terendah dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN. “Dibandingkan negara-negara tetangga di Asean, khususnya Indonesia termasuk yang terendah,” paparnya.

Luhut mengungkapkan bahwa kasus kematian juga membaik bahkan pada 10 Oktober hanya 39 untuk nasional.

“Selain kasus harian terus membaik, jumlah kematian harian Indonesia terus mengalami penurunan pada 10 Oktober hanya terdapat kasus kematian sebesar 39 untuk nasional dan 17 untuk Jawa dan Bali,” paparnya.

Sementara itu, Luhut mengatakan kasus konfirmasi di Jawa-Bali mengalami penurunan hingga 19,99% dari puncak pada 15 Juli lalu. “Dan kasus konfirmasi Jawa Bali juga menunjukkan penurunan hingga 19,99% dari puncaknya 15 Juli yang lalu,” paparnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD