AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Bank Indonesia: Cadangan Devisa RI Masih Tinggi

ECONOMICS
Yulistyo Pratomo
Rabu, 07 April 2021 10:26 WIB
Bank Indonesia menegaskan cadangan devisa pada akhir Maret 2021 ini tercatat masih tinggi, yakni sebesar 137,1 miliar dolar AS.
Bank Indonesia: Cadangan Devisa RI Masih Tinggi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia menegaskan cadangan devisa pada akhir Maret 2021 ini tercatat masih tinggi, yakni sebesar 137,1 miliar dolar AS. Namun demikian, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 138,8 miliar dolar AS.

"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,1 bulan impor atau 9,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah," terang Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Erwin Haryono, dalam siaran pers yang diterima tim IDX Channel di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Erwin menambahkan, cadangan devisa yang tersedia itu juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Penurunan posisi cadangan devisa pada Maret 2021 dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah sesuai pola jatuh tempo pembayarannya.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD