Tidak hanya itu, Amran juga memastikan akan mengusut tuntas siapa pedagang perantara atau middleman yang menjadi biang keladi anomali harga daging sapi. Rakyat tidak boleh kesulitan mendapatkan daging sapi berkualitas dengan harga sesuai ketetapan pemerintah.
"Kami minta Satgas Pangan seluruh Indonesia, bila perlu langsung segel saja. Tak boleh beri ampun. Sekarang kita sepakat bahwasannya bukan lagi karena produksi, tetapi ulah segelintir orang tapi menyusahkan jutaan rakyat Indonesia. Kami minta tidak boleh naik. Dirkrimsus tadi aku minta yang distributor besarnya, dikejar," tutur Amran.
Di Maret ini, Bapanas memproyeksikan kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap daging sapi/kerbau di kisaran 65,8 ribu ton. Untuk itu, pemerintah memastikan ketersediaan pasokan secara nasional masih mencukupi. Proyeksi ketersediaan daging sapi/kerbau secara nasional sampai Maret berada di angka 226 ribu ton, sehingga masih aman dan mencukupi.
(kunthi fahmar sandy)