BPS juga mencatat bahwa Margin Perdagangan dan Pengangkutan (MPP) daging sapi bisa mencapai 76,65 persen jika distribusi terlalu panjang. Sebaliknya, distribusi yang lebih efisien dapat menekan MPP hingga 15,66 persen.
Selain pengawasan harga, Satgas Saber bergerak cepat menangani wilayah dengan defisit pasokan, salah satunya Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, yang sempat mengalami lonjakan harga beras hingga Rp1 juta per karung.
Melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), Bapanas menyalurkan 500 kg beras SPHP, 1.500 kg beras premium, dan 1.200 liter MinyaKita dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pemkab Mahakam Ulu diminta menyalurkan bantuan tersebut melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan agar stabilitas harga dan akses pangan masyarakat terjaga.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah menjaga stabilitas harga pangan hingga Ramadan berakhir.
“Jika pangan bermasalah, negara bermasalah. Kita akan terus menjaga harga pangan agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tutup Amran.
(Shifa Nurhaliza Putri)