AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Bebas Penyekatan Saat Nataru, Polri Bakal Perketat Pos Pengamanan

ECONOMICS
Dominique H Febriani/MPI
Sabtu, 27 November 2021 15:49 WIB
Dalam upaya mencegah lonjakan Covid saat Nataru, Polri akan melakukan pengetatan prokes dan pos pengamanan.
Bebas Penyekatan Saat Nataru, Polri Bakal Perketat Pos Pengamanan (Dok.MNC Media)
Bebas Penyekatan Saat Nataru, Polri Bakal Perketat Pos Pengamanan (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah, TNI, Polri dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk membahas soal antisipasi potensi lonjakan Covid-19 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2021). Salah satu membahas koordinasi antarinstansi. 

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan meskipun tidak ada penyekataan saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), namun pihaknya tingkatkan strategi penanganan hulu ke hilir.

Ahmad memaparkan untuk memberlakukan skenario pengetatan prokes mulai dari pra-keberangkatan hingga lokasi tujuan bagi masyarakat yang tetap mudik, melalui Posko PPKM mulai dari tingkat RT/RW. Bagi warga yang harus melaksanakan perjalanan, harus menyertakan SKM, sertifikat vaksin dua kali dan hasil Swab Antigen ataupun PCR. 

“Tentu tidak ada penyekatan tapi mengamankan mengoptimalkan pos pengamanan PPKM. Jadi nanti di pos itu yang mau berpergian yang punya SKM bisa ditunjukkan nanti kalau dia nggak punya SKM akan dilakukan swab Antigen kalau negatif ya dipersilahkan,” tuturnya. 

Ia mengatakan koordinasi antar-lembaga sangat diperlukan untuk tetap mempertahankan tren positif laju pertumbuhan Covid-19 yang saat ini sudah dapat dikendalikan dengan baik sehingga, saat memasuki libur Nataru, tidak mengalami lonjakan.

“Kalau level RT koordinasi nya nggak sama Mabes, kita itu koordinasi nya kemarin rapat lintas sektoral bersama beberapa menteri Kementerian Agama terkait dengan tentang kita menghadapi Natal dan tahun baru. Nanti terkait situasi saat ini yang masih Pandemi bagaimana kita menghadapi Natal dan tahun baru jadi koordinasi nya tingkat Mabes dan kementerian,” kata Ahmad kepada MNC Portal Indonesia (27/11/2021).

“Jadi mungkin kalau RT itu koordinasi nya sama Polsek gitu ya,” katanya lagi.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD