IDXChannel—Kepolisian Negara Republik Indonesia memprediksikan arus mudik Lebaran tahun ini menurun sekitar 1 persen dibanding total realisasi arus mudik pada 2025. Prediksi ini dibuat berdasarkan hasil survei.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa dari hasil survei yang telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah pergerakan masyarakat pada tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.
“Angka tersebut menurun sebesar 2,57 juta orang atau 1,75 persen bila dibandingkan dengan 2025. Dari hasil survei Kementerian Perhubungan, sebanyak 146,4 juta orang,” kata Dedi usai rapat koordinasi lintas sektoral di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
Kendati demikian, Polri memastikan seluruh jajaran telah dipersiapkan untuk memastikan pengamanan dan kelancaran arus mudik lebaran.
Selain itu, sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit juga memprediksikan puncak arus mudik dan balik akan terjadi dalam dua gelombang masing-masing. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 16-17 Maret dan 18-19 Maret.