AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Belanja di Pasar Wonokromo Surabaya Kini Tak Perlu Pakai Uang Tunai

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Rabu, 08 Desember 2021 13:26 WIB
Belanja di Pasar Wonokromo Surabaya Kini Tak Perlu Pakai Uang Tunai. Karena sebanyak 225 pedagangan pasar di sana telah menggunakan QRIS.
Belanja di Pasar Wonokromo Surabaya Kini Tak Perlu Pakai Uang Tunai (FOTO: MNC Media)
Belanja di Pasar Wonokromo Surabaya Kini Tak Perlu Pakai Uang Tunai (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Masyarakat di Surabaya yang ingin berbelanja ke Pasar Wonokromo, kini tidak perlu membawa uang tunai. Karena sebanyak 225 pedagangan pasar di sana sudah mengimplementasikan penggunaaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Pada pelaksanaannya, pembayaran nontunai menggunakan QRIS sangat efektif dan efisien. Ke depan, pemerintah akan memastikan sistem pembayaran digitalisasi ini diterapkan di lebih banyak pasar rakyat,” terang Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (8/12/2021).

Jerry memaparkan, beberapa pedagang di Pasar Wonokromo, khususnya pedagang bahan pokok, sudah menggunakan metode pembayaran digital QRIS bekerja sama dengan beberapa bank seperti BNI, BRI, dan BCA.

Saat ini, kata dia, sebanyak 225 pedagang atau 17,30 persen dari total 1.300 pedagang telah menggunakan QRIS. Selain itu, pengelola pasar juga terus melakukan sosialisasi sistem pembayaran QRIS kepada para pedagang lainnya.

Wamendag menambahkan, pasar rakyat harus terus beroperasi karena dengan begitu dapat menggerakan sektor perdagangan. Penggunaan QRIS menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan agar aktivitas belanja bisa terus berjalan meski masih pandemi.  

“Pemerintah terus menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 dengan memberikan perhatian lebih kepada pasar rakyat dan pedagang di pasar rakyat. Pasar rakyat harus tetap terus beroperasi dan menggerakkan sektor perdagangan melalui program digitalisasi pasar rakyat, termasuk melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Wamendag Jerry.

Selain meninjau penerapan prokes dan digitalisasi pasar di Pasar Wonokromo, Wamendag juga memantau sejumlah harga barang kebutuhan pokok di pasar tersebut.

Hasil pantauan menunjukkan harga terkendali. Beras medium terpantau di Rp10.000-11.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, gula pasir Rp12.500/kg, daging ayam Rp34.000/kg, daging sapi Rp115.000/kg, telur ayam ras Rp34.000/kg, bawang merah Rp28.000/kg, bawang putih honan Rp25.000/kg, bawang putih kating Rp26.000/kg, cabe merah keriting Rp55.000/kg, cabe rawit merah Rp60.000/kg, dan cabe merah besar Rp40.000/kg. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD