AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

BI Catat Aliran Masuk Modal Asing Capai USD1,5 M di Kuartal II 2022

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 23 Juni 2022 16:50 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan tetap baik.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan tetap baik.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan tetap baik.

IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprakirakan tetap baik, sehingga mendukung ketahanan sektor eksternal. Transaksi berjalan triwulan II 2022 diprakirakan mengalami surplus, melanjutkan capaian surplus pada triwulan sebelumnya. 

"Perkembangan ini didukung oleh berlanjutnya surplus neraca perdagangan seiring kinerja ekspor pada sebagian besar komoditas utama yang tetap kuat, di tengah peningkatan defisit neraca jasa seiring dengan meningkatnya jasa transportasi perjalanan ke luar negeri," ujar Perry dalam konferensi pers hasil RDG BI di Jakarta, Kamis(23/6/2022).  

Sementara itu, aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik mencatat net inflows sebesar USD1,5 miliar pada triwulan II 2022 hingga 21 Juni 2022 di tengah peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global. 

"Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2022 tercatat sebesar USD135,6 miliar, setara dengan pembiayaan 6,8 bulan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," tambahnya. 

Kinerja NPI pada 2022 akan tetap terjaga dengan defisit transaksi berjalan yang tetap rendah dalam kisaran 0,5-1,3% dari PDB terutama ditopang oleh harga komoditas global yang tetap tinggi. 

"Kinerja NPI tersebut juga didukung neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap surplus meski lebih rendah dari prakiraan sebelumnya, di tengah penanaman modal asing (PMA) yang tetap kuat sejalan dengan iklim investasi dalam negeri yang terjaga," pungkas Perry.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD