Kemudian, peningkatan realisasi investasi domestik yang didorong akselerasi penyelesaian berbagai proyek infrastruktur strategis.
Terakhir, pemaksimalan penyerapan DHE di dalam negeri serta dorongan arus inflow modal akibat penguatan iklim investasi dari kebijakan pemerintah.
Di sisi lain, BI tetap mencermati risiko berlanjutnya tekanan inflasi global yang berpotensi memicu pengetatan kebijakan moneter di negara maju seperti Amerika Serikat (AS).
Suku bunga acuan The Fed (Fed Funds Rate) yang saat ini bertahan di level 3,5 persen hingga 3,75 persen diperkirakan berpeluang naik pada kuartal IV-2026 dan bertahan hingga 2027.
Meski demikian, BI optimistis fundamental ekonomi nasional tetap resilien dalam menyerap dampak dinamika pasar keuangan eksternal tersebut.