AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

BOR DKI Tembus 45 Persen dan ICU 14 Persen, Dinkes Pastikan Keadaan Aman Terkendali

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Kamis, 27 Januari 2022 12:08 WIB
BOR isolasi saat ini di DKI mencapai hampir 50 persen dan ICU mencapai 14 persen.
BOR DKI Tembus 45 Persen dan ICU 14 Persen, Dinkes Pastikan Keadaan Aman Terkendali
BOR DKI Tembus 45 Persen dan ICU 14 Persen, Dinkes Pastikan Keadaan Aman Terkendali

IDXChannel - Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit Covid-19 Jakarta melonjak. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, Lies Dwi Oktavia menyebut BOR isolasi saat ini mencapai hampir 50 persen dan ICU mencapai 14 persen.

"Untuk keterisian ICU itu 14%, keterisian isolasi 45%," kata Dwi kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Dinkes DKI mengatakan kapasitas tempat tidur masih terkendali meskipun terlihat BOR menunjukkan tren peningkatan.

"Jadi saat ini di angka keterisian 45% relatif kondisinya masih cukup bisa kendalikan di dalam lingkungan faskes untuk kasus yang perlu perawatan. Untuk ICU masih oke, keterisian ICU di 14%," ujarnya.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan BOR masih dalam kategori aman terkendali hingga angka 60-70%. Sebab, ketika melebihi batas itu menurutnya perlu langkah khusus menambah tempat tidur isolasi.

"Tapi tetap kita lihat dan kalau memang jumlah tempat tidur Covid perlu ditambah, maka kita tambah tentu dengan melakukan penyesuaian RS nya, kemudian pengaturan area RS untuk full Covid-19 dengan yang campur, walau area perawatannya beda. Kita lihat semua aspek," tuturnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.886 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 14.082 (orang yang masih dirawat atau isolasi).

"Perlu digarisbawahi bahwa 12.483 orang dari jumlah kasus aktif (88,6%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 3.509 orang sehingga total  kasus, yang mana 3.325 di antaranya (94,8%) juga merupakan transmisi lokal," ucap Dwi dalam keterangannya, Rabu (26/1).

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD