AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

BPOM: Belum Ada Obat Herbal yang Terbukti Sembuhkan Covid-19

ECONOMICS
Siska Permata Sari
Kamis, 27 Mei 2021 14:20 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada obat herbal yang secara klinis terbukti menyembuhkan Covid-19.
MNC Media
MNC Media

IDXChannel - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada obat herbal yang secara klinis terbukti menyembuhkan Covid-19. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan klaim obat herbal yang berlebihan, termasuk menyembuhkan infeksi virus Corona.

Deputi bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM dr Reri Indriani menjelaskan, obat herbal terbagi menjadi tiga, yaitu jamu, obat herbal terstandar dan fitofarmaka. 

Jamu adalah obat tradisional yang khasiatnya terbukti secara turun temurun. Lalu obat herbal terstandar (OHT) khasiat dan manfaatnya telah terbukti dari uji pra klinis di laboratorium. Kemudian terakhir  fitofarmaka yang pengujiannya sudah sampai di tahap uji praklinis dan klinis.

“Jadi, kami tegaskan, bahwa sejauh ini Badan POM belum menyetujui obat herbal, baik itu OHT, jamu, dan fitofarmaka, yang klaimnya dapat menyembuhkan Covid-19,” kata dr Reri dikutip dari webinar daring yang disiarkan kanal YouTube BPOM, Kamis (27/5/2021). 

Dia menjelaskan, fungsi dari obat herbal adalah untuk memelihara kesehatan hingga meningkatkan imunitas tubuh. Dalam kata lain, sebagai upaya preventif untuk tetap sehat di tengah pandemi Covid-19.

“Yang sudah ada adalah untuk memelihara kesehatan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan sistem imun,” jelasnya.

Dia menambahkan, meningkatkan imun juga tidak bisa didapatkan dari hanya mengonsumsi obat herbal. “Membangun sistem imun yang bagus bukan hanya meminum obat herbal, tetapi juga menerapkan gaya hidup yang betul. Makan yang bergizi, rutin olahraga, dan tidur cukup,” ujar dr Reri.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD