AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Bukan Jam Tangan Mewah, Menkeu Sri Mulyani Pilih Apple Watch Paling Murah

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Kamis, 06 Januari 2022 11:52 WIB
Menkeu Sri Mulyani, yang mengurusi uang negara hingga Rp2.714 triliun ternyata lebih memilih menggunakan jam tangan Apple Watch bukan jam tangan mewah.
Bukan Jam Tangan Mewah, Menkeu Sri Mulyani Pilih Apple Watch Paling Murah (FOTO: Youtube Deddy Corbuzier)
Bukan Jam Tangan Mewah, Menkeu Sri Mulyani Pilih Apple Watch Paling Murah (FOTO: Youtube Deddy Corbuzier)

IDXChannel - Sekelas Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang mengurusi uang negara hingga Rp2.714 triliun ternyata lebih memilih menggunakan jam tangan Apple Watch bahkan edisi lama dan paling murah. 

Hal ini ditanyakan Deddy Corbuzier dalam Video Youtube, Podcast bersama Sri Mulyani, Kamis (6/1/2022).

“Kenapa Menteri Keuangannya pakai Apple Watch ya? Namanya menteri itu, apalagi Menteri Keuangan, seenggaknya Patek Phillippe, Rolex, kenapa Apple Watch, dan yang paling murah lagi,” tanya Deddy.

Sri Mulyani menjelaskan alasannya lebih memilih jam tangan Apple Watch tidak lain karena alasan fungsional dan dapat terus mengingatkan setiap agendanya setiap hari.

“Fungsional, connect dengan handphone, jadi semua tracking, terus dia juga rajin ngingetin. I think you're not moving enough. Jadi untuk kita-kita yang harus di satu tempat harus duduk rapatlah, jadi ini bagus untuk pengingat,” kata Sri Mulyani.

Ia menambahkan, apalagi situasi pandemi memaksa banyak orang harus melakukan pekerjaan dari jarak jauh misalnya rapat dengan aplikasi Zoom.

“Apalagi kalau zoom, dan permintaan zoom banyak banget, karena mereka pikir, ah sekarang mintakan, ibu kan ngak harus kemana-mana, dan orang ekspektasinya saya akan memenuhi permintaan (Zoom),” tutup Sri Mulyani. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD