sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bulog Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Pangan Terjaga Jelang Ramadan 2026

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
05/02/2026 12:26 WIB
Bulog memastikan menjaga stabilitas harga dan stok pangan menjelang Ramadan 2026.
Bulog Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Pangan Terjaga Jelang Ramadan 2026
Bulog Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Pangan Terjaga Jelang Ramadan 2026

IDXChannel - Bulog memastikan menjaga stabilitas harga dan stok pangan menjelang Ramadan 2026. Salah satu caranya dengan menerapkna pola seperti saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, Bulog akan menerapkan pola pengamanan pasar yang sama seperti saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan turun langsung ke lapangan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Kamis (5/2/2026).

Rizal menambahkan hingga 2 Februari 2026, Perum Bulog mengelola ketersediaan stok beras sebesar 3,3 juta ton. Stok itu terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,22 juta ton dan stok komersial sebesar 95.523 ton.

Selain cadangan beras, Bulog juga mengelola persediaan komoditas pangan strategis lainnya, terdiri dari gula pasir 11.675 ton, jagung 53.637 ton, serta minyak goreng sebesar 15.475 kiloliter.

"Stok pangan tersebut di berbagai wilayah Indonesia sebagai instrumen utama dalam mendukung stabilitas harga dan kepastian pasokan menjelang Ramadan, Idul Fitri, maupun Imlek," katanya.

Rizal menegaskan kesiapan dalam melaksanakan seluruh penugasan pemerintah, baik dalam penyaluran bantuan pangan maupun pengamanan harga minyak goreng MinyaKita di tingkat konsumen.

Dia melanjutkan, Bulog siap menyalurkan bantuan pangan yang ditugaskan pemerintah berupa 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi Februari dan Maret 2026.

Untuk dua bulan penyaluran, Bulog akan menyalurkan sekitar 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng, sebagai bagian dari stimulus ekonomi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi pangan menjelang Ramadan hingga Idul Fitri.

“Bulog telah menyiapkan stok dan kesiapan operasional agar bantuan pangan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement