IDXChannel - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar USD156,5 miliar.
Direktur Eksekutif Departmen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan perkembangan cadangan devisa antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat.
"Posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2026 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).