AALI
9425
ABBA
288
ABDA
6050
ABMM
2450
ACES
730
ACST
194
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
805
ADMF
8175
ADMG
175
ADRO
3160
AGAR
318
AGII
2200
AGRO
815
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
262
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1185
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
300
ALMI
296
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28871.78
1.14%
+324.80
NYSE
0.00
-100%
-15602.90
Kurs
HKD/IDR 185
USD/IDR 14,685
Emas
840,341 / gram

Cegah Lonjakan Omicron, Kemenag Terapkan WFH

ECONOMICS
Riezky Maulana
Sabtu, 29 Januari 2022 06:23 WIB
Kemenag melakukan penyesuaian sistem kerja dan mengizinkan sistem WFH bagi pegawainya.
Cegah Lonjakan Omicron, Kemenag Terapkan WFH (Dok.MNC Media)
Cegah Lonjakan Omicron, Kemenag Terapkan WFH (Dok.MNC Media)

IDXChannel- Kementerian Agama (Kemenag) melakukan penyesuaian sistem kerja bagi pegawainya. Penetapannya telah diberlakukan mulai per 24 Januari 2022 melalui Surat Edaran (SE) Sekjen Kemenag Nomor 2 Tahun 2022. 

Sekjen Kemenag Nizar Ali mengatakan, penyesuaian tersebut sebagai upaya mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19, terutama varian baru Omicron.

"SE dimaksudkan dan bertujuan mengatur pelaksanaan sistem kerja bagi pegawai ASN Kemenag agar pelaksaan tugas, fungsi, dan layanan publik pada Kemenag dapat berjalan secara efektif dan efisien, namun tetap memperhatikan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ucap Nizar, Jumat (28/1/2022). 

Sedikitnya, terdapat 7 poin yang diatur dalam SE tersebut. Mulai dari mempersilahkan kerja dari rumah atau Work From Home bagi pegawai dengan usia lebih dari 55 tahun hingga pegawai yang sakit dianjurkan tidak masuk kantor. 

Berikut 7 poin lengkap dari aturan tersebut:

1. Pegawai yang berusia lebih dari 55 tahun agar melakukan tugas kedinasan dari rumah (Work From Home/WFH)

2. Staf Ahli, Staf Khusus, Pemimpin unit eselon I dan unit eselon II, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) tetap berdinas masuk kantor dengan aktivitas kegiatan sebagaimana biasa. 

3. Bagi pegawai yang berdinas secara WFH, tidak diizinkan untuk meninggalkan rumah. 

4. Pegawai yang menggunakan transportasi umum, jarak tempat tinggal jauh, atau keterbatasan lain dapat melaksanakan WFH dengan tetap memperhatikan tugas dan fungsi masing-masing satuan kerja dan keterwakilan pegawai di setiap unit kerja. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD