AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Cegah Varian Omicron, Satgas Sebut Lamanya Karantina Disesuaikan dengan Kondisi Kasus

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Rabu, 01 Desember 2021 07:56 WIB
Penetapan 7 hari karantina telah ditetapkan berdasarkan segi efektivitas dan efisiensi di tengah upaya antisipasi ekstra terhadap varian baru.
Cegah Varian Omicron, Satgas Sebut Lamanya Karantina Disesuaikan dengan Kondisi Kasus (FOTO:MNC Media)
Cegah Varian Omicron, Satgas Sebut Lamanya Karantina Disesuaikan dengan Kondisi Kasus (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kebijakan soal lamanya karantina bagi pelaku perjalanan internasional sangatlah dinamis. Dimana disesuaikan dengan kondisi kasust covid-19 terkini. 

“Penetapan 7 hari karantina telah ditetapkan berdasarkan segi efektivitas dan efisiensi  di tengah upaya antisipasi ekstra terhadap varian baru. Sama seperti kebijakan pengendalian covid-19 yang dinamis, durasi karantina pun akan menyesuaikan kondisi kasus terkini dengan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dikutip dari Kanal Youtube BNPB, Rabu (1/12/2021). 

Seperti diketahui selain memperpanjang masa karantina, pemerintah juga melarang warga negara (WNA) dari sejumlah negara. Diantaranya Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hongkong. 

“Kebijakan pelarangan masuk warga negara yang berasal negara dengan kasus konfirmasi covid-19 varian omicron merupakan upaya penyelamatan kemanusiaan  secara global,”ujarnya. 

Terkait pelarangan tersebut, Wiku juga menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia tidak ada pertimbangan lainnya di luar konteks tersebut. 

“Hal terpenting adalah perlu adanya upaya saling membantu antar negara sehingga seluruh manusia dapat terlindungi dan merdeka dari pandemi covid-19 secara bersama-sama,” pungkasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD