Menurut dia, untuk meningkatkan keamanan penggunaan CNG dengan ukuran 3 kg, rencananya setiap tabung bakal dipasang semacam katup untuk mengatur gas keluar. Sehingga, diperkirakan mampu menahan jika terdapat potensi ledakan yang ukurannya lebih besar ketimbang gas LPG.
Untuk diketahui, CNG punya tekanan yang jauh lebih besar ketimbang LPG. Jika LPG dengan ukuran 3 kg yang selama ini digunakan punya tekanan 5-10 bar, maka CNG punya tekanan hingga 250 bar. Praktis jika terjadi potensi kegagalan CNG, maka punya daya rusak yang jauh lebih besar ketimbang LPG.
"Untuk rakyat kita di bawah yang menggunakan subsidi, itu harus pakai tabung yang 3 kg. Tekanannya itu 200 sampai 250 bar. Nah ini yang kita sekarang lagi uji coba dia pakai katup. Ini yang kita coba. Nanti kompornya tidak perlu diganti," kata Bahlil.
(Dhera Arizona)