"Setiap penyesuaian layanan kereta api telah melalui pengkajian teknis secara komprehensif sehingga dapat dioperasikan secara aman dan andal serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," kata Arif.
Meski lintas layanan diperpanjang, tarif Commuter Line Bandung Raya tetap disubsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO).
Untuk lintas Padalarang–Kiaracondong sepanjang 20 kilometer dan Kiaracondong–Cicalengka sepanjang 22 kilometer, tarif tetap Rp4.000. Sementara lintas Padalarang–Cicalengka sejauh 42 kilometer dikenakan tarif Rp5.000.
Arif berharap perpanjangan layanan dan dukungan PSO ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan moda transportasi kereta api. "Ke depan, kami akan terus mendorong agar manfaat PSO dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas," tuturnya.
(kunthi fahmar sandy)