Tak hanya itu, Dahana juga konsisten mengembangkan sektor pertahanan melalui kelanjutan uji coba operasional Penelitian dan Pengembangan Materiel (Litbangmat) Bom BNT 250 sebagai upaya memperkokoh penguasaan teknologi dalam negeri.
Pada aspek pengembangan bisnis strategis, perusahaan memperluas kolaborasi internasional dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Rheinmetall Denel Munition (RDM) untuk pembangunan fasilitas energetic material di Indonesia.
Kemitraan ini dinilai sebagai langkah fundamental dalam memperkuat penguasaan teknologi sekaligus mendongkrak kapasitas industri energetic material nasional.
Melalui kolaborasi tersebut, PT Dahana berharap dapat mempertegas posisi Indonesia di sektor industri pertahanan dunia. Hal ini sejalan dengan tren ekspansi pasar luar negeri, di mana Dahana mengekspor 250 ton bahan peledak Cartridge Emulsion Megadrive ke Australia sebagai bukti nyata keunggulan produk domestik di pasar global.
(Dhera Arizona)