IDXChannel - Danantara Indonesia resmi menetapkan perusahaan asal China, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd., sebagai mitra operator fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE) di wilayah Bogor Raya.
Penunjukan mitra tersebut dilakukan setelah melalui proses seleksi komprehensif yang diikuti sejumlah perusahaan internasional berpengalaman. Proses evaluasi dilakukan secara ketat untuk memastikan kesiapan teknologi, kemampuan operasional, serta komitmen terhadap pengelolaan lingkungan.
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan, penetapan mitra operator ini menjadi langkah penting dalam pengembangan solusi pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia.
"Penandatanganan hari ini adalah langkah penting selanjutnya dalam upaya kami merealisasikan solusi pengelolaan sampah terintegrasi yang didasarkan pada tata kelola yang baik dan standar operasional tertinggi," ujar Pandu dalam keterangan resmi, Jumat (13/3/2026).
Dia menambahkan, mitra yang telah dipilih diharapkan mampu menjaga kinerja operasional secara konsisten, mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, serta aktif menjalin keterlibatan dengan masyarakat sekitar.
Program PSEL ini merupakan bagian dari inisiatif pengembangan fasilitas Waste-to-Energy yang dijalankan Danantara Indonesia untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan. Program tersebut juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA) melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik.
Sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor (Perpres) 109 Tahun 2025, mitra operator diwajibkan membentuk konsorsium dengan perusahaan Indonesia. Skema ini ditujukan untuk mendorong transfer teknologi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha nasional.
Danantara juga menegaskan bahwa pengembangan fasilitas PSEL Bogor Raya dilakukan dengan menekankan aspek keandalan operasional, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penerapan tata kelola yang transparan dengan mitigasi risiko yang kuat.
Ke depan, Danantara Indonesia menyatakan akan terus mendorong pengembangan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mampu memberikan nilai jangka panjang bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
(Rahmat Fiansyah)