AALI
10000
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
825
ACES
1425
ACST
254
ACST-R
0
ADES
1640
ADHI
1050
ADMF
8000
ADMG
162
ADRO
1185
AGAR
414
AGII
1035
AGRO
880
AGRO-R
0
AGRS
545
AHAP
68
AIMS
510
AIMS-W
0
AISA
256
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
560
AKRA
3130
AKSI
755
ALDO
815
ALKA
240
ALMI
236
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.85
-1.35%
-6.35
IHSG
5833.86
-1.76%
-104.49
LQ45
869.49
-1.52%
-13.44
HSI
28194.09
0.59%
+166.49
N225
27824.83
-0.92%
-259.64
NYSE
16415.36
1.45%
+233.76
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,280
Emas
850,841 / gram

Dear Investor! Simak Yuk Penjelasan Tentang Broker

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 17 April 2021 19:04 WIB
Broker adalah individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara investor dan pertukaran efek.
Dear Investor! Simak Yuk Penjelasan Tentang Broker (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Broker adalah individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara investor dan pertukaran efek.

Karena pertukaran sekuritas hanya menerima pesanan dari individu atau perusahaan yang menjadi anggota dari pertukaran itu, pedagang individu dan investor memerlukan layanan dari anggota bursa.

Dilansir dari berbagai sumber, Broker menyediakan layanan itu dan diberi kompensasi dengan berbagai cara, baik melalui komisi, biaya atau melalui pembayaran oleh bursa itu sendiri.

Selain mengeksekusi permintaan klien, broker dapat melakukan penelitian, rencana investasi, dan analisa pasar kepada investor. Mereka juga dapat melakukan cross-selling produk dan layanan keuangan lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan pialang mereka, seperti akses ke penawaran klien pribadi yang menyediakan solusi khusus untuk klien bernilai tinggi.

Ada beberapa jenis broker yang biasa dikenal dalam dunia bisnis dan investasi, yakni:

1. Ritel Broker
Ritel broker merupakan sebutan bagi individual broker. Broker atau pialang ini bekerja untuk melayani kepentingan klien individu saja. Broker ritel ini bisa merupakan individu atau perusahaan dengan  fokus hanya melayani kepentingan klien individu.

Sektor yang dilayani bisa berbagai hal, bisa sektor saham, investasi reksadana, properti, asuransi, komoditas, rumah, kendaraan dan lain sebagainya. Broker ritel memperoleh keuntungan dari komisi sesuai hasil penjualan maupun pembelian yang dilakukan oleh investor.

2. Institusional Broker
Broker institusi adalah kebalikan dari broker ritel. Broker institusi justru hanya bertugas melayani pelanggan yang bersifat institusi/ perusahaan atau Lembaga saja. Contohnya adalah broker kantor yang hanya melayani perusahaan yang memerlukan kantor. Contoh lain adalah perusahaan broker asuransi yang hanya melayani asuransi khusus karyawan perusahaan.

3. Discount Broker
Discount broker merupakan bentuk pialang yang tidak memberikan pelayanan lengkap, yakni hanya sebatas memberi konsultasi saja. Dikatakan tidak langkap karena broker ini hanya bertindak memberikan saran, informasi serta hasil analisis. Sedangkan pihak yang melakukan eksekusi, tetap konsumen sendiri.

4. Full Service Broker
Full service broker berkebalikan dengan broker diskon. Broker ini memberikan semua layanan kepada konsumen atau investornya. Jadi, layanan secara menyeluruh ini, mulai saran hingga Tindakan, dapat dilakukan full service broker.

Full Service Broker biasa ditemukan pada sektor investasi pasar modal, seperti dalam transaksi saham, reksadana dan asuransi. Broker bertindak memberi nasihat, analisis dan pilihan terbaik dari beberapa produk yang dipilih konsumen atau investor.

Memilih pialang jenis ini tepat bagi para investor yang tidak mengerti analisis sehingga dapat meminimalisir risiko kerugian. Hanya saja, memilih pialang ini membutuhkan biaya yang lebih besar daripada broker non full service.

5. Internet (Online) Broker
Broker internet merupakan perantara yang memberikan layanan dengan memanfaatkan jaringan internet atau online. Broker ini pada dasarnya sama dengan pialang jenis konvensional, hanya saja pelayanannya berbeda karena mengandalkan internet.

Di era digital seperti sekarang ini, jenis broker online semakin banyak. Banyak pula konsumen yang lebih senang memanfaatkan broker online ketimbang konvensional karena masalah kepraktisan. Dengan internet, broker bisa menyelesaikan semua proses transaksi melalui jaringan online.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD