AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Debitur BLBI Ogah Bayar Utang, Sri Mulyani: Zalim Ambil Hak Rakyat

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 25 November 2021 12:26 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan masih ada debitur dan obligor dan Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) yang enggan mengembalikan utangnya.
Debitur BLBI Ogah Bayar Utang, Sri Mulyani: Zalim Ambil Hak Rakyat (FOTO: MNC Media)
Debitur BLBI Ogah Bayar Utang, Sri Mulyani: Zalim Ambil Hak Rakyat (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan masih ada debitur dan obligor dan Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) yang enggan mengembalikan utangnya. Hal ini menurutnya sama saja zalim ke rakyat Indonesia.

"Kami juga akan mendorong Satgas BLBI untuk berkomunikasi dengan para debitur dan obligor sehingga sesuai dengan linimasa/timeline yang sudah ditetapkan, kita akan terus mendapatkan kembali haknya secara efektif," ujar Sri Mulyani dalam Seremoni Serah Terima Aset Eks BLBI secara virtual di Jakarta, Kamis(25/11/2021).

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pihaknya juga akan melakukan upaya pengembalian hak tagih, baik bersama-sama instansi eksekutif maupun yudikatif. Dia berharap aset-aset itu tidak hanya sekadar kembali ke negara, tapi pada akhirnya bisa dimanfaatkan secara produktif. 

"Pak Menkopolhukam, leadershipnya luar biasa, terutama semangat sehingga semua K/L melakukan sinergi kolaborasi dan kerjasama, terima kasih pak Mahfud. Kezaliman tidak membayar utang, artinya mengambil hak/harta dari manusia atau warga negara Indonesia lainnya. Ini salah satu pesan, bahwa kami secara teguh menjalankan tugas ini dan semoga kita semuanya diberikan jalan yang selurus-lurusnya oleh Sang Pencipta. Saya titip kepada yang sudah mendapatkan aset, agar aset tersebut dimanfaatkan secara maksimal," pungkas Sri Mulyani. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD