AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Dinyatakan Negatif Salmonella, Kinder Joy Boleh Diedarkan Lagi

ECONOMICS
Ariedwi Satrio
Minggu, 08 Mei 2022 01:17 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan produk cokelat asal Belgia merek Kinder Joy dinyatakan negatif bakteri salmonella.
Dinyatakan Negatif Salmonella, Kinder Joy Boleh Diedarkan Lagi. (Foto: MNC Media)
Dinyatakan Negatif Salmonella, Kinder Joy Boleh Diedarkan Lagi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan produk cokelat asal Belgia merek Kinder Joy dinyatakan negatif bakteri salmonella. Dengan keputusan tersebut, maka produk tersebut diizinkan untuk diedarkan kembali ke pasaran.

Produk Kinder Joy dan sejenisnya dinyatakan bebas bakteri salmonella setelah dilakukan sampling secara acak. Sampling acak dilakukan dengan mempertimbangkan keterwakilan wilayah Indonesia berdasarkan kajian risiko dan pengujian produk Kinder Joy dan sejenisnya yang terdaftar di Indonesia.

"Hasil pengujian laboratorium Badan POM menunjukkan ketiga produk tersebut NEGATIF cemaran Salmonella," demikian dikutip dari press release atau suara resmi BPOM, Sabtu (7/5/2022).

Dalam siaran resminya tersebut, BPOM menjelaskan bahwa produk cokelat merek Kinder asal Belgia yang tersebar di 77 negara memang ditarik dari pasaran oleh International Food Safety Authorities Network Global Alert (INFOSAN) pada 10 April 2022.

Namun demikian, produk tersebut berbeda dengan yang ada di Indonesia. Di mana, keseluruhan produk cokelat merek Kinder yang ditarik di luar negeri tersebut tidak terdaftar di BPOM. BPOM kini telah memberikan izin produk Kinder untuk kembali beredar di pasaran.

"Maka dengan ini diumumkan bahwa produk tersebut dapat beredar kembali di Indonesia sejak penjelasan publik ini diterbitkan," beber siaran resmi BPOM.

"Masyarakat diimbau agar menjadi konsumen cerdas dan selalu lakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, BPOM sempat menghentikan sementara peredaran produk Kinder Joy dan sejenisnya dari pasaran. Penarikan sementara produk cokelat asal Belgia itu dikarenakan untuk pengecekan isu dugaan adanya bakteri salmonella dalam Kinder Joy dan sejenisnya.

Temuan bakteri salmonella itu berawal dari negara lain. Di mana, sebanyak 77 negara luar telah menarik produk cokelat Kinder asal Belgia.

Namun ternyata, produk yang ditarik dari pasaran luar negeri itu berbeda dengan yang ada di Indonesia. BPOM telah melakukan pengecekan terhadap produk Kinder Joy dan sejenisnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD