AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Diskon PPnBM Diperpanjang, Kadin Optimis Bisa Bantu Serap Tenaga Kerja

ECONOMICS
Dimas Choirul
Sabtu, 18 September 2021 17:44 WIB
Kadin berharap perpanjangan diskon 100% untuk Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mendorong kinerja ekspor.
Kadin berharap perpanjangan diskon 100% untuk Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mendorong kinerja ekspor. (Foto: MNC Media)
Kadin berharap perpanjangan diskon 100% untuk Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mendorong kinerja ekspor. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Arsjad Rasjid berharap keputusan pemerintah terkait perpanjangan diskon 100% untuk Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mendorong kinerja ekspor.

Karena menurutnya saat ini pabrik bisa memproduksi dalam volume yang lebih besar dan cost dapat terkontrol yang pada akhirnya bisa menghasilkan keuntungan dan dapat menyerap tenaga kerja.

"Kami optimis industri kendaraan bermotor bisa kembali bangkit, karena kebijakan ini tentu akan berdampak positif pula untuk penyerapan tenaga kerja," ujar Arsjad Rasjid pada keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Sabtu (18/9/2021).

Selain itu keputusan ini juga dinilai Arsjad sangat tepat, karena tidak hanya berdampak positif pada sisi permintaan namun juga berdampak terhadap peningkatan produksi barang itu sendiri.

"Kami tentu menyambut baik keputusan pemerintah untuk memperpanjang diskon PPnBM DTP. Hal ini minimal akan dapat mempertahankan penjualan domestik kita, menjaga daya beli, dan semoga bisa ada kenaikan produksi juga," tutur Arsjad.

Diriny merlihat kebijakan ini secara bertahap mulai meningkatkan penjualan jenis kendaraan bermotor yang ditetapkan untuk mendapatkan relaksasi PPnBM DTP. "Kami sangat mengapresiasi akan hal ini," pungkas Arsjad.

perpanjangan diskon PPnBM DTP ini terdapat dalam PMK 120/PMK 010/2021. Besaran insentif diskon PPnBM kendaraan bermotor yang semula diberikan dari Maret hingga Agustus 2021 kini diperpanjang menjadi sampai dengan Desember 2021.

Adapun insentif yang diperpanjang meliputi PPnBM DTP 100 persen untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc; PPnBM DTP 50 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4×2 dengan kapasitas mesin >1.500 cc sampai dengan 2.500 cc; serta PPnBM DTP 25 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4×4 dengan kapasitas mesin >1.500 cc sampai dengan 2.500 cc. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD