Kemudian sektor pertambangan mencatatkan kenaikan penerimaan sebesar 28,2 persen, industri pengolahan tumbuh positif di level 19,7 persen.
Sektor pengangkutan dan pergudangan membukukan pertumbuhan 16,8 persen, sektor jasa perusahaan naik sebesar 16,3 persen, sektor konstruksi dan real estat tumbuh moderat di angka 7,4 persen.
“Kinerja sektor-sektor tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi terus bergerak. Ketika perdagangan tumbuh tinggi berarti ada transaksi dan konsumsi yang meningkat, sedangkan industri pengolahan yang tumbuh menunjukkan pabrik-pabrik tetap berproduksi,” tutur Purbaya.
(DESI ANGRIANI)