AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Ditopang Kenaikan Harga CPO, Laba Bersih AALI Meroket 294 Persen

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Rabu, 31 Maret 2021 19:07 WIB
Kenaikan harga crude palm oil (CPO) menjadi pendorong utama dari kinerja AALI di tahun 2020.
Ditopang Kenaikan Harga CPO, Laba Bersih AALI Meroket 294 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat laba yang cukup tinggi sebesar Rp833,09 miliar pada tahun 2020 atau naik 294% dari tahun sebelumnya. Kenaikan harga crude palm oil (CPO) menjadi pendorong utama dari kinerja AALI di tahun 2020. 

Adapun perseroan mencatat harga jual rata-rata crude palm oil (CPO) di tahun 2020 naik 27,8% dikisaran Rp8.548 per kilogram (kg) dibandingkan dengan harga jual 2019 sebesar Rp6.689 per kg. 

Corporate Secretary PT Astra Agro Lestari Tbk Mario CS Gultom mengatakan, di tahun 2020 hampir semua perusahaan perkebunan kelapa sawit mendapatkan berkah harga yang cukup bagus dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Hal ini mendorong kenaikan laba yang cukup signifikan bagi perusahaan perkebunan. Begitu juga dengan AALI naik cukup signifikan membukukan laba yang cukup tinggi sebesar Rp833,09 miliar pada tahun 2020 atau naik 294% dari tahun sebelumnya," ujarnya pada closing market IDX Channel, Rabu (31/3/2021). 

Harga naik cukup signifikan baik untuk CPO dan turunannya maupun untuk kernel dan turunannya.

Di samping itu, perseroan juga melakukan efisiensi operasional di mana hanya mendanai pengeluaran yang berhubungan dengan produktivitas operasional. 

"Jadi di luar itu kami sangat selektif sekali. Hal lainnya adalah selama pandemi Covid-19 kami melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat di kebun," jelasnya. (SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD