Sepanjang periode tersebut, Pertamina berkomitmen melaksanakan self-assessment terhadap implementasi TCF perusahaan.
Secara paralel, Pertamina bersama DJP akan merumuskan draf kesepakatan kepatuhan (compliance arrangement) serta menggelar evaluasi periodik bersama yang nantinya akan dijadikan landasan dalam menyempurnakan program ini ke depan.
Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Mega Satria, menambahkan mandat sebagai mitra pertama ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan.
Menurutnya, penerapan TCF dan integrasi data tidak hanya memperkuat kepatuhan perpajakan, tetapi juga mendukung transparansi dan pengelolaan risiko yang lebih baik.
Langkah progresif ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian ESDM dan Badan Pengelola BUMN. Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Komjen Pol. Yudhiawan menilai bahwa implementasi TCF serta integrasi data merupakan terobosan strategis untuk memperkuat tata kelola kelola di sektor energi.