Dony juga menambahkan, dana yang digunakan untuk investasi Danantara bukan berasal dari aset pokok BUMN, melainkan berasal dari dividen yang dihasilkan oleh pengelolaan BUMN yang sehat.
"(Aset) yang diinvestasikan adalah dividen. Dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management itu selanjutnya diinvestasikan untuk hal yang produktif seperti mempercepat pertumbuhan ekonomi kita," katanya.
Di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan BUMN dan aset negara, Dony menegaskan pemisahan fungsi pengelolaan BUMN dan investasi menjadi bagian penting dalam desain Danantara. Menurut Dony, pemisahan ini perlu dijelaskan kepada masyarakat agar publik memahami landasan berpikir pemerintah, arah pengelolaan, dan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.
Dia juga menekankan bahwa governance dalam pengelolaan perusahaan-perusahaan negara harus dijalankan dengan benar.
“Dengan fondasi itu, Danantara diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai instrumen pengelolaan aset negara yang mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga pemisahan fungsi dan prinsip kehati-hatian,” kata dia.
(NIA DEVIYANA)