AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Dorong Kemajuan UMKM, Jabar Targetkan 40 Juta Turis Lokal Berkunjung

ECONOMICS
Angga Rosa/Kontributor
Rabu, 25 Mei 2022 11:19 WIB
Jabar menargetkan kunjungan wisatawan lokal ke Jabar dapat mencapai 40 juta wisatawan tahun ini setelah sempat merosot tajam
Dorong Kemajuan UMKM, Jabar Targetkan 40 Juta Turis Lokal Berkunjung (FOTO:MNC Media)
Dorong Kemajuan UMKM, Jabar Targetkan 40 Juta Turis Lokal Berkunjung (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Pemprov Jawa Barat menargetkan 40 juta wisatawan lokal berkunjung ke berbagai objek wisata di Jabar selama 2022. Hal tersebut dalam rangka untuk menggairahkan sektor UMKM di tengah upaya pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diaparbud) Jabar, Benny Bachtiar menuturkan, selama libur Lebaran 2022, terjadi lonjakan kunjungan wisatawan lokal pada sejumlah obyek wisata favorit di Jabar.

Namun, berdasarkan catatan Diaparbud Jabar seperti di Kabupaten Pangandaran, membludaknya wisatawan belum berpengaruh signifikan pada sektor UMKM di sekitar obyek wisata tersebut. Selain itu, masalah sampah yang membuat obyek wisata menjadi kumuh juga patut menjadi perhatian. 

"Idealnya dengan kunjungan wisatawan cukup besar seharusnya berpengaruh positif pada warga sekitar utamanya UMKM," kata Benny dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (JAPRI) di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/5/2022). 

"Namun ironisnya, sejumlah UMKM menginformasikan, pada liburan panjang Lebaran tahun ini dan hari biasa itu sama saja pengaruhnya terhadap tingkat pendapatan mereka," lanjut Benny. 

Menurut Benny, wisatawan lokal yang mengunjungi obyek wisata favorit di Jabar mayoritas membawa bekal dari rumah, sehingga para pedagang makanan di sana terabaikan. Dengan demikian, perlu adanya kebijakan agar wisatawan memanfaatkan kehadiran sektor UMKM di sekitar tempat wisata. 

"Ini menjadi pekerjaan rumah besar, bagaimana caranya wisatawan tidak membawa makanan sendiri, tapi membeli di warung sekitar. Namun dengan catatan pemilik warung jangan naikin harga seenaknya, sehingga harus ada standarisasi harga. Hal ini akan diduskusikan dengan Kabupaten/ Kota  yang memiliki tempat wisata favorit," papar Benny seraya berharap, para pengunjung peduli akan kebersihan di sekitar obyek wisata. 

Benny menyebutkan, pada libur Lebaran 2022, rata-rata kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Jabar mencapai 84,7 persen dimana Pantai Pangandaran dan Kebun Raya Bogor menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatwan lokal. 

Lebih lanjut Benny mengatakan, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan lokal ke Jabar dapat mencapai 40 juta wisatawan tahun ini setelah sempat merosot tajam selama dua tahun terakhir akibat pandemi COVID-19.

"Pada 2019 ada 62 juta wisatawan, tahun 2020 turun menjadi 18 juta, kemudian tahun 2021 naik 28 juta, dan tahun 2022 ditargetkan kunjungan wisatawan lokal mencapai 40 juta  orang," tegasnya. 

Menurutnya, animo wisatawan lokal untuk berwisata di Jabar relatif tinggi saat ini, terutama ke wilayah Jabar Selatan. Kondisi tersebut diharapkan mampu kembali menggairahkan sektor UMKM di tengah upaya pemilihan ekonomi saat ini. 

"Seiring penerapan protokol kesehatan, penyelenggara obyek wisata juga diharapkan mengikuti aturan PPKM berdasarkan zonasi yang ada dan pengelola hotel telah memenuhi ketentuan prokes," tandasnya. 

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD