AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Ekonom Minta BI Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5 Persen, Ini Alasannya

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy/Sindo
Jum'at, 26 Februari 2021 07:03 WIB
Adrian Panggabean meminta Bank Indonesia sebaiknya menahan laju BI-7 day repo rate diangka 3,50%.
Ekonom Minta BI Tahan Suku Bunga Acuan di 3,5 Persen, Ini Alasannya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk Adrian Panggabean meminta Bank Indonesia sebaiknya menahan laju BI-7 day repo rate diangka 3,50%. 

"Hal ini penting karena dua alasan yaitu pertama pertimbangan eksternal terkait masih sangat besarnya ketidakpastian arah pergerakan aset global di 2021 yang pasti akan berdampak pada stabilitas rupiah," ujar Adrian di Jakarta, Kamis (26/2/2021). 

Kedua, dari sisi domestik untuk menjaga agar monetary tank tidak terlalu kosong, sehingga dapat mencegah munculnya komplikasi saat akan dilakukannya normalisasi moneter pasca 2022/2023. 

Disisi lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berada di kisaran 3,9%. Kenaikan ini menurut dia, akan mulai tampak dari geliat perekonomian pada kuartal pertama 2021 sebesar 0,8% secara year on year. 

“Kami melihat secara umum tahun 2021 masih penuh dengan tantangan, namun tentu akan lebih baik dari 2020," ungkap dia. (Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD